Keselamatan Warga Adalah Yang Utama

  • REDAKSI
  • Agustus 9, 2020

Tak hanya  berharap Satpol PP dapat terus melayani warga Jakarta dengan baik melalui interaksi yang sehat.

Gubernur DKI Anies Baswedan dengan seragam lengkap Satpol PP, semalam ikut meyakini warga Jakarta, bersama bersama jajaran Satpol PP inspeksi protokol kesehatan PSBB Transisi di beberapa kawasan usaha restauran.

Ada pemilik usaha yang sudah bagus menerapkan protokol di tempatnya, ada yang melanggar, ada yang masih melanggar berulang. Tim Satpol PP telah dan akan terus menerus melakukan pemeriksaan memastikan protokol kesehatan berjalan.

Juga dilakukan pengecekan perkantoran dalam pelaksanaan Pemebatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi di Jakarta.

Pengecekan tersebut untuk memastikan apakah kantor-kantor yang mulai beroperasi hari ini telah menerapkan protokol kesehatan dengan benar, dan membagi jumlah karyawan dalam shift sesaui aturan.

“Keselamatan warga adalah yang utama,” kata Anies yang berpesan kepada Satpol PP untuk  menjadi petugas-petugas yang tegas dan humanis. “Petugas yang kehadirannya memberikan rasa tentram,” ujarnya tentang DKI Jakarta, yang sudah memiliki peraturan tentang protokol dan sanksinya sejak bulan Mei yang lalu.

Hingga kini sudah terkumpul denda pelanggaran sebanyak Rp.2,75 miliar. Ini bukan soal pemerintah berikan sanksi buat dapatkan denda, ini tentang keselamatan, perlindungan kita bersama. Sanksi denda progresif yang lebih berat akan dikenakan untuk pelanggaran berulang, termasuk penutupan tempat usaha.

“Ketegasan diwujudkan keteguhan memegang aturan. Melaksanakan dengan cara yang beradab,” ujar Anies yang mengapresiasi Satpol PP Jakarta bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI telah membuktikan peran pentingnya.

Satpol PP DKI juga ikut membantu masyarakat memperoleh informasi tentang perubahan pengelolaan lalu lintas Jakarta. Satpol PP bisa membantu dalam memastikan bahwa warga bisa bertransportasi dengan nyaman dan aman.

Gubernur Anies berharap tanggung jawab Satpol PP di dalam melaksanakan Peraturan-Peraturan Daerah maupun Peraturan-Peraturan Gubernur yang terkait dengan mobilitas penduduk menjadi salah satu tanggung jawab baru. Itu harus menjadi perhatian khusus untuk mewujudkan kota Jakarta yang aman dan tenteram.

Gubernur Anies meyakini wajah Jakarta akan menjadi contoh wajah Indonesia di mana dunia internasional menyaksikan Indonesia. Ia memandang Satpol PP sebagai bagian yang penting dalam mewujudkan Jakarta kota aman, tertib, modern, berbudaya, dan lestari.

“Terima kasih kepada tempat usaha yang telah menjalankan protokol kesehatan COVID-19 selama masa PSBB Transisi. Membatasi 50% kapasitas pengunjung, memastikan pakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter dan membersihkan dengan disinfektan sebelum/ sesudah kegiatan,” kata Anies sekaligus mengingatkan hal penting  lain.

“Penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Penegakan atuan ini bukan sekadar untuk besaran denda sebesar Rp 250.000 melainkan upaya bersama untuk mencegah penularan wabah corona di Jakarta,” ujar Anies.

“Mari saling menjaga dan saling mengingatkan orang di sekitarmu, lakukan pembiasaan pola hidup sehat dan aman sesuai protokol COVID-19 menuju kegiatan sosial-ekonomi yang produktif,” demikian pesannya.

Previous «

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Santun, Amanah, Terhormat, Profesional, Optimis, Legowo, Peduli, dan Pantang Menyerah.